Thursday, August 11, 2016

Server Configuration

ANATOMY NETWORK - Server Configuration, Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kali ini ane posting mengenai tugas Sistem Operasi Jaringan menggunakan sistem operasi Windows Server 2012. Ane akan menjelaskan apa saja configurasi server pada Windows Server 2012. Untuk dapat mengkonfigurasi hal yang pertama adalah dengan menjalankan/menyalakan/menghidupkan/turn on servernya.
Setelah log in buka cmd,  lalu ketik sconfig.

Maka akan muncul pilihan seperti gambar di bawah ini:

Berikut adalah uraian dari 15 opsi di atas:

  1. Domain/Workgroup
    Ketik nomor 1 untuk mengganti Domain/Workgroup.
    Ketik D untuk join domain atau W untuk join workgroup. Di gambar ane pilih D.
    Lalu ketik nama domain yang ingin kita join. Pada gambar ane isi iqbalansory.net
    Setelah itu isikan pengguna yang berwenang. Ane isi iqbalansory\tkj
    Setelah itu akan diminta membuat password domain.
    Dan hasilnya adalah...Hal ini terjadi karena domain belum dibuat sehingga tidak berhasil.
  2. Computer Name
    Ketik nomor 2 untuk mengubah nama komputer.
    Setelah itu ketik nama yang kita inginkan. Ana isi Server-Ansory
    Setelah diisi lalu enter maka akan muncul prompt seperti di gambar
    Klik Yes untuk memulai ulang dan nama komputer akan terganti.
  3. Add Local Administrator
    Ketik nomor 3 untuk memilih Add Local Administrator digunakan untuk menambah akun Administrator. Pada gambar ane membuat akun dengan nama iqbalansory.Setelah itu, akan diminta membuat password (gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol) untuk akun tersebut.Lalu akan muncul prompt seperti pada gambar dibawah ini. Lalu klik OK
  4. Configure Remote Management
    Ketik nomor 4 untuk mengganti status Configure Remote Management, secara default statusnya sudah enabled. Pada konfigurasi ini bisa diganti menjadi disabled dan bisa juga dikembalikan menjadi enabled.Setelah memilih status yang diinginkan maka akan muncul prompt seperti gambar di bawah. Setelah itu ane coba pilih 3> Configure Server Response to Ping. Fungsinya adalah untuk memberikan izin PING dari remote mechines. Setelah itu muncul prompt lagi yang berisi pilihan Yes atau No. Dan ane pilih Yes. 
  5. Windows Update Settings
    Untuk menyetel Windows Update menjadi Automatic atau Manual bisa dengan memilih opsi yang ke 5. Pada gambar ane ingin membuat Windows Update menjadi Automatic.Lalu akan muncul prompt seperti pada gambar dibawah ini. Lalu klik OK. Pada gambar dapat diartikan bahwa sistem akan update secara otomatis setiap hari pada pukul 3:00 AM (pagi).
  6. Download and Install Updates
    Piliha ini digunakan untuk mencari Update. Terdapat 2 jenis update yakni, All dan Recomended. Pada All adalah untuk mencari update secara keseluruhan sedangakan Recomended hanya mencari apa yang sudah direkomendasikan. Pada gambar ane pilih Recomended. Sebelumnya tentu saja server harus terkoneksi internet.
    Karena server belum terkoneksi dengan internet maka pencarian update akan terus berjalan sehingga tidak akan terjadi apa-apa. Jika seperti ini kita bisa close window C:\Windows\System32\cscript.exe
  7. Remote Desktop
    Configurasi ini digunakan untuk memberikan izin atau tidak pada clients untuk meremote dektop server. Pada penjelasan ini ane ingin memberikan izin pada client. Pilih E untuk enable.Pilih 1 unutk mengizinkan, bedanya dengan nomor 2 adalah pada keamanannya untuk nomor 1 lebih aman daripada nomor 2.
    Lalu akan muncul prompt seperti pada gambar dibawah ini. Lalu klik OK.
  8. Network Settings
    Untuk mengkonfigurasi network pada umumnya disini dapat mengganti/menambahkan IP beserta Netmask, dll. Pada gambar, setelah memilih, kita ketik index yang ingin diubah.
    Secara default server menggunakan IP DHCP maka ane akan ubah menjadi static.
    Setelah mengganti IP ane ingin mengganti DNS menggunakan DNS Google.
    Lalu akan muncul prompt seperti pada gambar dibawah ini. Lalu klik OK.
  9. Date and Time
    Tidak terlalu rumit, seperti pada Windows GUI biasa, untuk mengganti waktu sangat simpel seperti gambar dibawah ini.
  10. Help improve the product with CEIP
    Pilihan ini bukanlah konfigurasi melainkan hanya permintaan partisipasi untuk peningkatan program kepada pengguna. Jika ingin berpartisipasi klik Yes.
  11. Windows Activation
    Untuk opsi ini, hanya berisi beberapa opsi.
    Display License info adalah untuk melihat lisensi Windows yang kita gunakan.
    Activate Windows adalah untuk melihat aktivasi Windows yang kita gunakan.
    Install Product key adalah untuk memasukkan Product Key.
  12. Log Off User
    Opsi ini digunakan untuk keluar dari User yang kita gunakan dan jika ingin mengganti user.
    Setelah klik Yes maka tampilan window akan menjadi seperti gambar dibawah ini. Jika ingin Sign in tekan tombol Ctrl+Alt+Del tetapi jika menggunakan VirtualBox hanya menekan tombol Ctrl(sebelah kiri)+Del.
  13. Restart Server
    Opsi ini digunakan untuk memulai ulang server.
  14. Shut Down Server
    Opsi ini digunakan untuk mematikan server.
  15. Exit to Command Line
    Pilihan ini digunakan untuk keluar dari sconfig. 
    Setelah mengetik nomor 15, maka tampilan cmd menjadi seperti gambar di bawah ini.
Sekian penjelasan yang bisa ane uraikan, apabila terdapat salah pengetikan atau kesalahan pada gambar harap maklum. Salam BLANK

Tuesday, August 9, 2016

LAB 1 Konfigurasi Dasar

ANATOMY NETWORK - LAB 1 Konfigurasi Dasar, Assalamu'alaykum Warahmatullahi wabarakatuh. Kali ini ane posting mengenai tugas Admin Server menggunakan sistem operasi CentOS 7. Ane akan menjelaskan langkah-langkah bagaimana cara mengkonfigurasi IP menggunakan CentOS. Langsung saja, pastikan kita sudah menginstal CentOS pada VirtualBox.
Silahkan kunjungi https://www.centos.org/download/ untuk mendapatkan file.iso CentOS dan klik ini untuk mendapatkan VirtualBox.
Dalam mengkonfigurasi IP pada CentOS, bisa menggunakan 2 cara yaitu, dengan mode CLI dan mode GUI.

  1. Mode CLI
    a. Sebelumnya pastikan login sebagai root

    b. Ketik "nmcli d" untuk melihat ethernet yang terpasang pada CentOs.

    c. Ketik "ip add" untuk melihat IP Address yang digunakan pada setiap interface.

    d. Seting IP Address, dengan membuka lalu mengubah file pada direktori berikut. Pastikan membuka file yang benar dengan cara menekan tombol Tab dua kali setelah mengetik ifcfg-. Setelah itu pilih file sesuai dengan nama interface yang terpasang.

    e.  Ganti beberapa entri pada file tersebut. Perubahan terlihat pada gambar yang diberi kotak merah. Cara merubahnya dengan menekan tombol Insert terlebih dahulu. Berikan IP yang berbeda dengan komputer namun tetap satu network, dan berikan DNS yang sudah terkoneksi dengan internet. Tekan Esc lalu ketik :wq untuk menyimpan perubahan dan keluar.

    f. Restart system network dengan syntax "systemctl restart network". Setelah itu cek IP bahwa IP telah terganti atau sudah dikonfigurasi dengan mengetik "ip add".

    g. Cek koneksi dengan ping dns Google.
    Berhasil!!!

    Masih rto?
    - Cek network pada VirtualBox, pastikan adapter yang digunakan adaah Bridge Adapter (khusus untuk IP static)
    - Cek network pada VirtualBox, pastikan adapter yang digunakan adaah NAT (khusus untuk IP DHCP)
    - Cek kembali konfigurasi dan pastikan sudah benar.

    Berikut adalah cara membuat menjadi DHCP.
    a. Masih sama dengan menggunakan direktori di atas dan mengedit filenya (lihat pada gambar di uruttan d). Berikut beberapa entri yang dirubah.
    Menjadi...
  2. Mode GUI
    a. Sebelumnya pastikan login sebagai root
    b. Ketik "nmtui".

    c. Pilih Edit a connection. (Hotkeys: Arah=pindah, Enter=pilih)

    d. Pilih ethernet, lalu edit.
    Note: Jika terdapat dua ethernet, pilih ethernet dengan Mac address yang sesuai dengan pengecekan IP dengan syntax "ip add".

    e. Pada gambar bisa dilihat, Mac address sesuai dengan pengecekan IP (lihat urutan 1.f)

    f. Disini ane pilih configurasi DHCP. Yaitu dengan memilih Automatic. Setelah itu pilih <OK>. Setelah itu pilih <Quit>.

    g. Pilih Activate a connection.

    h. Pilih interface yang ingin direstart lalu pilih <Deactivate>. Kemudian pilih <Quit>.

    i. Selanjutnya restart system network, kemudian cek ip address. Pastikan IP DHCP sudah didapatkan. Lalu cek koneksi.
    Berhasil!!!

    Masih rto?
    - Cek network pada VirtualBox, pastikan adapter yang digunakan adaah Bridge Adapter (khusus untuk IP static)
    - Cek network pada VirtualBox, pastikan adapter yang digunakan adaah NAT (khusus untuk IP DHCP)
    - Cek kembali konfigurasi dan pastikan sudah benar.

Thursday, July 28, 2016

LAB 1 Instalasi Server Core

ANATOMY NETWORK - LAB 1 Instalasi Server Core, Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh. Kali ini ane posting mengenai tugas Sistem Operasi Jaringan menggunakan sistem operasi Windows Server 2012. Ane akan menjelaskan langkah-langkah bagaimana cara menginstal Windows Server 2012. Windows Server 2012 memiliki 4 tipe yaitu:
  • Windows Server 2012 Standard Evaluation (Server Core Installation)
  • Windows Server 2012 Standard Evaluation (Server with a GUI)
  • Windows Server 2012 Datacenter Evaluation (Server Core Installation)
  • Windows Server 2012 Datacenter Evaluation (Server with a GUI)
Dalam instalasi Windows Server 2012 ada beberapa yang harus diperhatikan yaitu:
  • Prosesor
    Minimum: 1.4 GHz 64-bit
    Rekomendasi: 
  • RAM
    Minimum: 512 MB
    Rekomendasi: 2 GB
  • HDD
    Minimum: 32 GB
    Rekomendasi: 80 GB
Dalam penjelasan kali ini ane menggunakan VirtualBox dalam menjalankan os ini. Langsung saja ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Seperti biasa, masih sama dengan instalasi Windows 8, 8.1, 10. Pilih bahasa dan format waktu. 
  2. Klik "Install now" untuk memulai instalasi.
  3. Silahkan pilih sistem operasi mana yang ingin digunakan. Disini saya pilih "Windows Server 2012 Standard Evaluation (Server Core Installation)".
  4. Baca lisensi dan ikuti sesuai instruksi.
  5. Pilih Custom.
  6. Silahkan pilih disk untuk lokasi instalasi Windows. 
  7. Instalasi sedang diproses, silahkan tunggu untuk beberapa menit.
  8. Klik Ok untuk membuat password.
  9. Isikan password dengan kombinasi huruf, kapital, angka, dan simbol.
  10. Setelah berhasil membuat password lalu akan tampil window seperti dibawah ini berarti tahap instalasi sudah selesai.
Kesimpulan:
  • Windows Server 2012 Standard Evaluation (Server Core Installation)
    Edisi Standard Core ini mengelola dan melayani dengan menginstal hanya apa yang dibutuhkan untuk menjalankan sebagian besar peran server dan aplikasi. Tidak termasuk GUI tapi dapat mengelola secara keseluruhan.
  • Windows Server 2012 Standard Evaluation (Server with a GUI)Untuk edisi Standard GUI adalah lebih baik daripada Core karena ada beberapa aplikasi yang tidak didapatkan pada Core. 
  • Windows Server 2012 Datacenter Evaluation (Server Core Installation)
    Semua fitur sama dengan edisi Standard, yang membedakan hanya pada Virtualisasi. Untuk Core hanya dapat 2 VMs, sedangkan Datacenter unlimited VMs.
  • Windows Server 2012 Datacenter Evaluation (Server with a GUI)
    Sama seperti edisi GUI di atas, edisi ini dibutuhkan apabila ingin menjalankan aplikasi yang tidak didapatkan pada Core.
Sekian semoga bermanfaat. Salam BLANK

Wednesday, January 13, 2016

Jenis-jenis Port Jaringan dan Fungsinya

ANATOMY NETWORK - Jenis-jenis Port Jaringan dan Fungsinya, Kali ini ane post tentang "Jenis-jenis Port Jaringan dan Fungsinya". Disaat kita mendengar nama Port, maka yang langsung terlintas di pikiran kita pastinya merupakan sebuah socket khusus yang ditempatkan pada sebuah komputer yang berguna untuk menghubungkan kabel dan perangkat tertentu. Hal ini mungkin ada benarnya.
Pada dasarnya, port dibagi menjadi dua jenis yang dikenal pada sebuah terminology komputer. Kedua jenis port itu adalah